Film Shazam : Ketika Humor dan Keajaiban Superhero Bertemu dalam Film yang Menggembirakan

 Film Shazam 

film shazam
Film Shazam

Dalam panorama sinema yang dipenuhi dengan pahlawan super yang sudah akrab, film Shazam! tampil dengan segar dan penuh keceriaan. Merupakan bagian dari waralaba DC Extended Universe (DCEU), film shazam menceritakan kisah yang unik dan menghibur tentang seorang anak remaja biasa yang mendapatkan kekuatan luar biasa dari seorang penyihir kuno. Dengan perpaduan sempurna antara aksi, komedi, dan sentuhan keajaiban, Shazam! telah berhasil memikat hati para penonton dengan karakter yang menggemaskan dan cerita yang menyenangkan.

Film Shazam! Pertama kali dirilis pada tahun 2019 disutradarai oleh David F. Sandberg, mengambil inspirasi dari karakter komik yang telah ada sejak tahun 1940-an. Menyajikan perpaduan yang segar antara dunia superhero dan coming-of-age, film ini mengeksplorasi perjalanan transformasi karakter utama, Billy Batson, dari seorang anak yatim piatu yang penuh dengan keraguan menjadi pahlawan yang tangguh dan bertanggung jawab.

Keunikan dari Shazam! terletak pada konsep "pahlawan remaja" yang digarap dengan brilian. Ketika Billy mengucapkan kata "Shazam!", dia berubah menjadi pahlawan super dewasa yang kuat dan mengagumkan. Namun, dalam wujud dewasanya, ia masih mempertahankan kepribadian anak-anak yang lucu dan ceria. Kekocakan dan kepolosan karakter ini memberikan sentuhan kehangatan dan humor yang membuat penonton terhubung secara emosional dengan cerita.

Sekuel Film Shazam kedua berjudul Shazam! Fury of the Gods dirilis tahun 2023. Film Shazam! Fury of the Gods disutradarai oleh David F. Sanberg dan ditulis oleh Henry Gayden dan Chris Morgan. Sekuel kedua Film Shazam ini diproduksi langsung setelah film Shazam pertama dirilis tahun 2019. Pada artikel kali ini kita akan membahas lebih dalam mengenai Film Shazam! Fury of the Gods.

Empat tahun setelah kekalahan Thaddeus Silvana, dua anak dari Titan Atlas yang bernama Hespera dan Kalypso menyusup kedalam Museum Acropolis untuk mencuri potongan dari tongkat seorang penyihir. Mereka membawa potongan tongkat ke penyihir dan memaksanya untuk memperbaiki tongkat tersebut dan mengaktifkan kembali kekuatan tongkatnya.

Salah satu scene di Film Shazam
Salah satu scene di Film Shazam 

Beranjak dewasa hubungan Billy Batson dan keluarga Shazam berangsur – angsur menjauh karena mereka memiliki ketertarikan pribadi yang berbeda – beda. Secara khusus gadis tertua di keluarga Shazam yang bernama Mary, yang membenci kehidupan rahasia dia sebagai superhero yang membuatnya tidak bisa melanjutkan pendidikannya ke bangku kuliah. Billy juga memiliki ke khawatiran tersendiri yakni ketakutan akan dikeluarkan dari panti asuhan ketika semakin dewasa. Dalam mimpinya, Billy diperingatkan oleh sang penyihir akan bahaya dan kedatangan Hespera dan Kalypso.

Anak dari keluarga Shazam yang lainnya, Freddy Freeman, diceritakan masih menjadi anak yang dirundung di sekolahnya. Freddy jatuh hati pada gadis di sekolahnya yang bernama Anne. Karena menyukai Anne, Freddy menunjukan kekuatan super yang ia miliki kepada Anne. Seperti yang sudah diperingatkan oleh sang penyihir kepada Billy, Hespera dan Kalypso mulai datang dan menyerang keluarga Shazam. Mereka berdua menyerang Freddy dan mencuri kekuatan super milik Freddy. Tak disangka gadis yang Freddy sukai adalah adik dari Hespera dan Kalypso.


BACA JUGA ARTIKEL : KEAJAIBAN AKTING DALAM DRAMA DAN FILM SONG JONG KI


Mengetahui bahwa Hespera dan Kalypso mengambil kekuatan Freddy, Billy dan keluarga Shazam lainnya berusaha menyelamatkan Freddy. Tetapi Hespera dan Kalypso berhasil menculik Freddy dan membuat sebuah kubah yang menjebak semua orang di kota tersebut. Freddy kemudian di jebloskan ke tahanan bersama dengan sang penyihir. Di film Shazam ini kemudian diceritakan bahwa motif Hespera dan Kalypso melakukan itu semua adalah untuk membalas dendam karena sang penyihir telah membunuh ayah mereka.

Keluarga Shazam bertemu dengan sebuah pena hidup ketika mereka pergi ke Rock of Eternity. Menggunakan pena hidup itu, keluarga Shazam mencoba menghubungi Hespera guna bernegosiasi untuk membebaskan Freddy. Mereka kemudian bersepakat untuk bertemu dan bernegosiasi di sebuah restoran. Awalnya negosiasi berjalan dengan lancar, namun seketika pertemuan negosiasi tersebut berubah menjadi pertempuran. Pedro kehilangan kekuatan dalam pertempuran tersebut, namun Hespera berhasil ditangkap dan dibawa ke Rock of Eternity. Namun ternyata penangkapan Hespera adalah sebuah trik yang direncanakan, sehingga Hespera dengan mudah lepas dan mencuri Golden Apple.

Tepat sebelum Hespera kembali dengan membawa Golden Apple, Freddy dan sang penyihir berhasil lepas dari tahanan dengan belas kasihan Anne. Hespera, Kalypso, dan Anne memiliki perbedaan pendapat tentang Golden Apple tersebut. Hespera dan Anne ingin menggunakan Golden Apple tersebut untuk menghidupkan kembali dunia mereka sedangkan Kalypso ingin menanam Golden Apple tersebut di Bumi agar Bumi hancur. Pada saat mereka bertiga berargumentasi, Freddy secara diam – diam ingin mencuri Golden Apple tersebut. Namun aksi Freddy ini diketahui oleh ketiga saudara itu, untungnya Billy dan keluarga Shazam muncul dan berhasil kabur bersama Freddy dengan membawa Golden Apple.

Billy, keluarga Shazam, dan sang penyihir kembali ke rumah asuhan mereka. Kalypso datang bersama seekor naga untuk mencoba merebut kembali Golden Apple dan menghancurkan rumah dari keluarga Shazam. Billy dan keluarga Shazam berusaha menjauhkan Golden Apple dari tangan Kalypso, hingga semua keluarga Shazam kehilangan kekuatan mereka terkecuali Billy. Kalypso berhasil merebut kembali Golden Apple dan menanamnya di Bumi hingga monster – monster bermunculan dan menyerang Bumi.

Hespera dan Anne yang sedari awal menentang rencana Hespera berusaha menghentikan Kalypso, hingga Kalypso terpaksa melukai Hespera dan mengambil kekuatan Anne. Tinggalah Billy seorang diri yang dapat menghentikan Kalypso, maka Billy berusaha menghentikan Kalypso seorang diri. Menyadari kubah yang sebelumnya dibuat menutupi kota dapat bereaksi terhadap kekuatan petir miliknya, Billy memancing Kalypso kesebuah taman sementara dengan bantuan Hespera kubah tersebut dikecilkan menjadi seukuran taman tersebut.

Billy berhasil membunuh Kalypso dan naganya dengan cara menembakan petir pada tongkat sihir yang dibawa Kalypso. Namun naas, hal itu juga membuat Billy kehilangan nyawanya. Bagaimanakah nasib Billy dan keluarga Shazam lainnya? Apakah dengan meninggalnya Billy, perjuangan pahlawan Shazam akan terhenti? Film Shazam! Fury of the Gods adalah film yang sudah di nantikan khalayak ramai karena jeda kemunculannya dari sekuel pertama film Shazam yang cukup jauh.

Dengan demikian, film Shazam! telah membuktikan bahwa dunia pahlawan super tidak selalu harus serius dan tegang. Melalui campuran sempurna antara aksi, komedi, dan keajaiban, film ini berhasil menyampaikan pesan yang menginspirasi tentang penerimaan diri, pertumbuhan pribadi, dan arti keluarga. Shazam! berhasil membangun identitasnya sendiri dalam jagat sinema superhero dengan mempersembahkan karakter yang menggemaskan, aksi yang seru, dan humor yang menyegarkan.

Film ini membuktikan bahwa keceriaan dan keberanian bisa ditemukan di dalam diri kita, bahkan ketika kita menghadapi tantangan terbesar. Dalam keheningan bioskop, kita semua bisa menjadi pahlawan dalam hidup kita sendiri. Dengan demikian, Film Shazam! telah menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi para penonton dan meninggalkan pesan positif yang tak terlupakan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Film Horor Indonesia Terbaru : Menakutkan dan Menghantui

Film Percintaan : Membongkar Keindahan dan Magis Cinta di Layar Lebar

Keajaiban Akting dalam Drama dan Film Song Jong Ki